Seperti biasa, keluhan-keluhan keluar dari moncong-moncong bagaikan suara klakson di macetnya Jakarta...
Mulai dari sibuknya menghadapi mahasiswa, jam kerja yang berlebihan, sistem yang gak jelas, sampai obrolan teranyar tentang Mpok Lea...
Keluhan yang sama pada 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun yang lalu...
Selalu, yang dikeluhkan keadaan....
Capek sih mendengarnya, cuma ya.... sebagai makhluk sosial, kadang perlu kita menerima bahan diskusi semacam ini....
Sebenarnya secara teori mudah saja....
Hidup ini pilihan, tinggal memilih apa yang kita kehendaki, dan pilihan yang ada untuk kondisi keluhan2 itu adalah:
- Melawan, dalam artian berusaha untuk merubah. Masalahnya apakah orang2 lain ingin kondisi seperti ini dirubah, apakah yakin orang2 lain merasakan keluhan yang sama?
- Apatis, ya sesukamulah.... kamu ingin gitu, ya saya gini aja.....
- Nikmati ajalah, kamu mau gitu, ya ayuukk... kamu mau gini, monggo..... enjoy ajalah, selama kamu hepi, gw gak terganggu.... dan gw hepi.
Tapi kalo saya, saya sudah memilih, sekarang saya memilih untuk menikmati hidup ini, dengan suka dan dukanya, dengan susah dan senangnya, dengan sedih dan bahagianya, dengan stress dan damainya, dengan capek dan leganya.....
Kalau tak sanggup memilih..... diam sajalah!

setuju bos...sesuai yang selalu saya koar-koarkan ENJOY AJA..
BalasHapus