
Mari kita berkaca dari kisah berikut.....
(*kalo ada yg tahu cerita ini, boleh dong mengingatkan sumbernya darimana ya?)
dan maaf, diceritakan kembali berdasarkan ingatan yang mungkin sudah agak bias dari cerita aslinya, tapi mudah2an masih bisa diambil hikmahnya.....
Alkisah, ada seorang Bapak dengan seorang anaknya yang masih belia serta seekor unta miliknya berjalan di Padang Pasir yang panas. Dalam perjalanan mereka berpapasan dengan 2 orang yang salah satunya selalu berpikir positif, sedangkan satunya lagi berpikir negatif.
Kondisi # 1
Bapak dan Anak berjalan kaki beriringan dengan Unta mereka.
- Si Positif : Luar biasa mereka, di panas terik begini mereka nggak menaiki untanya, rela berjalan kaki karena kasihan dengan sang unta.
- Si Negatif : Goblok bener mereka, ada unta kok masih jalan kaki.
Kondisi #2
Bapak jalan kaki, si Anak menunggang Unta.
- Si Postif : Luar biasa Bapak itu, begitu sayang dengan anaknya, dia rela berjalan kaki dan anaknya yang naik unta agar tidak kelelahan.
- SI Negatif : Dasar anak gak tau diri, enak-enakan dia duduk di atas unta sedangkan Bapaknya capek2 berjalan kaki.
Kondisi # 3
Bapak menunggang unta, Anak jalan kaki.
- Si Positif : Luar biasa Anak itu, begitu berbaktinya dia pada Bapaknya, dia rela berjalan kaki agar Bapaknya bisa naik unta dan tidak kelelahan.
- Si Negatif : Dasar orang tua egois, masak anaknya disuruh jalan kaki, sedang dia enak-enakan naik unta.
Kondisi # 4
Bapak dan Anak menunggang unta.
- Si Positif : Nikmatnya hidup mereka, Bapak dan Anak pergi bersama-sama menunggang unta.
- Si Negatif : Gila! gak tau diri banget mereka, panas terik begini unta ditunggangi mereka berdua, berat kan.
Setiap kondisi selalu ada perbedaan pandangan, tergantung posisi kita saat memandangnya. Bagaimana dengan anda???
Mudah-mudahan kita selalu menjadi orang yang berpikiran positif. Amin.
